P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Bookmark

Translate

5 Resep Camilan Ketan Putih: Kudapan Tradisional Manis dan Gurih untuk Teman Ngopi

Featured Image

Jajanan Tradisional Berbahan Dasar Ketan Putih yang Bisa Anda Coba di Rumah

Beras ketan putih merupakan bahan pokok yang sering ditemukan dalam berbagai resep masakan tradisional Indonesia. Tekstur yang lengket dan pulen, serta kemampuannya untuk menyerap rasa manis atau gurih, menjadikannya pilihan utama dalam penyusunan camilan khas nusantara. Jika Anda mencari ide resep camilan yang lezat, mudah dibuat, dan cocok untuk dinikmati saat bersantai atau ngopi, berikut ini lima pilihan jajanan tradisional dari beras ketan putih yang patut dicoba.

1. Lupis Ketan Gula Merah Klasik

Lupis adalah salah satu camilan tradisional yang sangat ikonik. Bentuknya berupa segitiga atau bulat memanjang dengan tekstur kenyal, biasanya disajikan dengan parutan kelapa yang dikukus dan saus gula merah (kinca). Untuk membuat lupis yang sempurna, pastikan beras ketan direndam minimal empat jam sebelum direbus. Setelah itu, bungkus dengan daun pisang berbentuk segitiga atau lontong, lalu rebus selama minimal dua jam hingga pulen.

2. Gemblong Gula Merah: Manis di Luar, Kenyal di Dalam

Gemblong terdiri dari adonan ketan dan kelapa parut yang digoreng hingga matang, lalu dilapisi lapisan gula merah yang mengeras. Perpaduan antara rasa gurih dari ketan dan kelapa dengan manisnya karamel gula merah membuat camilan ini sangat istimewa. Untuk hasil yang maksimal, gunakan kelapa parut setengah tua agar rasanya lebih gurih. Saat melapisi dengan gula merah, pastikan adonan sudah mengental dan berbusa, lalu aduk dengan cepat di atas api kecil hingga gula mengering dan menyelimuti gemblong.

3. Ketan Serundeng (Ketan Bumbu Kelapa Gurih)

Jika Anda lebih suka camilan gurih, Ketan Serundeng adalah pilihan yang sempurna. Camilan ini terbuat dari ketan yang dimasak dengan santan hingga menjadi uli, lalu ditaburi serundeng—parutan kelapa yang disangrai dengan bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, ketumbar, dan sedikit gula. Untuk serundeng yang renyah dan tahan lama, sangrai kelapa parut hingga benar-benar kering dan kecokelatan.

4. Semar Mendem: Lemper Berbalut Dadar Telur

Semar Mendem mirip dengan lemper, tetapi memiliki perbedaan utama. Isian suwiran ayam gurih dibungkus dengan ketan, namun tidak menggunakan daun pisang. Sebaliknya, camilan ini diselimuti oleh dadar telur tipis yang lembut. Tampilan elegan ini membuat Semar Mendem cocok sebagai hidangan hantaran. Pastikan ketan dimasak dengan santan hingga cukup pulen sebelum dikukus. Buat dadar telur setipis mungkin agar tidak mendominasi rasa ketan dan isian ayam.

5. Kue Talam Ketan Gula Merah

Kue Talam adalah jajanan tradisional yang menawarkan dua lapisan rasa. Lapisan bawah terdiri dari ketan yang dimasak dengan santan dan garam, sementara lapisan atasnya adalah adonan tepung sagu/beras yang manis, biasanya menggunakan gula merah. Hasilnya adalah kue basah yang lembut, legit, dan sangat menggugah selera. Kunci sukses membuat Kue Talam adalah kekenyalan adonan pada kedua lapisan. Kukus lapisan ketan hingga setengah matang terlebih dahulu sebelum menuang adonan gula merah, dan pastikan pengukus sudah panas. Gunakan loyang yang diolesi minyak agar mudah dikeluarkan.

Lima resep camilan ketan putih di atas membuktikan bahwa jajanan tradisional kita sangat kaya akan variasi dan cita rasa. Semua menawarkan pengalaman rasa yang khas dan unik. Cobalah salah satunya di dapur Anda dan nikmati kelezatan warisan kuliner Nusantara!

0

Posting Komentar