P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Bookmark

Translate

785 Petugas Sapu 47 Ton Sampah Setiap Hari di Bandung, Bekerja Pukul 04.00

Featured Image

Petugas Pengumpul Sampah di Kota Bandung Bekerja Lebih Cepat

Di tengah upaya menjaga kebersihan kota, sebanyak 785 petugas pengumpul sampah bekerja setiap hari untuk membersihkan jalan-jalan di Kota Bandung. Rata-rata, mereka mengangkut sekitar 47 ton sampah per hari dari berbagai titik. Kini, para petugas ini mulai bekerja lebih awal, yaitu pukul 4.00 pagi.

Salman Faruq, Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, menjelaskan bahwa 785 petugas tersebut terbagi dalam enam sub wilayah kota (SWK), yakni Cibeunying, Ujungberung, Kordoba, Karees, Bojongonggeng, dan Tegallega. Pemkot Bandung telah menerapkan perubahan jam kerja untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan petugas.

Sebelumnya, petugas pengumpul dimulai bekerja pukul 5.00. Namun, sejak sekitar satu pekan lalu, mereka mulai bekerja lebih awal, yaitu pukul 4.00. Menurut Salman, alasan utama adalah karena situasi lalu lintas pada pukul 4.00 masih sangat lengang. Hal ini memberikan ruang yang lebih luas bagi petugas dalam menjalankan tugasnya.

Ia menambahkan bahwa lalu lintas mulai ramai pada pukul 6.00. Jika petugas mulai bekerja pukul 5.00, maka ada risiko bersentuhan dengan pengendara yang sedang berangkat bekerja atau sekolah. Dengan memajukan waktu kerja, petugas dapat bekerja lebih aman dan jalan-jalan sudah bersih sebelum jam sibuk dimulai.

Penyesuaian Jadwal Kerja Berdasarkan Wilayah

Pengaturan sif kerja petugas pengumpul tidak sama di setiap wilayah. Misalnya, untuk wilayah yang memiliki aktivitas tinggi seperti Braga dan Alun-Alun Kota Bandung, DLH menerapkan dua sif kerja. Bahkan, saat akhir pekan, pengaturan kerja menjadi tiga sif di titik-titik keramaian.

Salman menyebutkan bahwa langkah-langkah ini dilakukan sebagai upaya agar seluruh sudut Kota Bandung tetap bersih dan rapi. Selain itu, penyesuaian jam kerja juga bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kepuasan kerja petugas.

Jenis Sampah yang Dikelola

Sampah yang biasanya dibersihkan oleh petugas di jalan-jalan terdiri mayoritas dari daun. Sementara itu, sebagian kecil lainnya berupa sampah kemasan dan botol plastik. DLH terus berupaya untuk meningkatkan pengelolaan sampah secara lebih efektif.

Langkah-Langkah Percepatan Pengelolaan Sampah

Selain mempercepat jam kerja petugas, Pemkot Bandung juga melakukan percepatan pembangunan fasilitas pengolahan dan pemusnahan sampah. Di antaranya adalah pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) serta penambahan 20 unit insinerator. Selain itu, perekrutan petugas pemilah sampah di setiap RW juga dilakukan guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Dengan berbagai inisiatif ini, DLH berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi warga Kota Bandung. Mereka terus berkomitmen untuk menjaga kebersihan kota melalui kolaborasi dan inovasi dalam pengelolaan sampah.

0

Posting Komentar