P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Bookmark

Translate

Detik-detik Angin Puting Beliung Hancurkan Rumah ke Laut di Aceh Singkil

Featured Image

Penjabat Keuchik Saksikan Rumah Warganya Roboh Akibat Angin Puting Beliung

Pada hari Jumat (24/10/2025) pagi, sebuah peristiwa tak terduga terjadi di wilayah Dusun 1 Kampong Ujung Sialit, Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil. Sebuah rumah milik warga setempat bernama Seniman Zega (37 tahun) roboh akibat hantaman angin puting beliung yang kencang. Peristiwa ini disaksikan langsung oleh Penjabat atau Pj Keuchik Ujung Sialit, Risman Zega.

Saat kejadian, Risman sedang menguras air dari speed boat yang berada tepat di samping rumah Seniman Zega. Tiba-tiba ia mendengar suara angin yang bergemuruh. Dalam hitungan detik, angin kencang tersebut menerjang dan membuat rumah Seniman Zega ambruk ke laut.

“Saya sedang menguras air di speed boat persis di samping rumah. Tiba-tiba rumah ambruk karena tekanan angin puting beliung,” ujar Risman mengenang kejadian tersebut.

Angin yang melanda wilayah tersebut sudah mulai kencang sejak malam hari. Namun, intensitasnya meningkat tajam pada pukul 07.00 WIB. Selain angin, hujan deras juga mengguyur wilayah kepulauan tersebut. Kondisi cuaca yang tidak menentu menyulitkan proses evakuasi barang milik korban.

Selain itu, lokasi rumah Seniman Zega yang berada di pinggir laut membuat kondisi semakin sulit. Laut di sekitar lokasi cukup dalam, sehingga para petugas maupun warga kesulitan untuk mencari barang-barang yang jatuh ke dalam air.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat angin menerjang, Seniman Zega bersama keluarganya telah mengungsi ke rumah saudaranya sejak malam hari. Hal ini dilakukan lantaran mereka khawatir rumah yang sudah lapuk akan roboh akibat angin kencang.

Benar saja, dugaan mereka terbukti. Angin yang semakin kencang pada pagi hari akhirnya membuat rumah Seniman Zega ambruk ke laut. Tidak hanya bangunan, harta benda milik korban juga ikut terbawa arus.

Menurut Risman, pengambilan barang yang jatuh ke laut sangat sulit dilakukan. Alasannya adalah kondisi cuaca yang masih hujan deras serta kedalaman laut di lokasi kejadian. “Laut di lokasi dalam dan kondisi sedang hujan deras,” tambahnya.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi warga setempat agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem yang sering terjadi di daerah pesisir. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian materiil yang dialami Seniman Zega cukup besar. Masyarakat dan pihak berwenang berharap bisa segera memberikan bantuan kepada korban musibah ini.

Dengan situasi seperti ini, penting bagi warga untuk selalu memperhatikan informasi cuaca dan mengambil langkah-langkah pencegahan jika diperlukan. Kesiapan diri dan koordinasi antar komunitas dapat membantu mengurangi risiko bencana alam yang bisa terjadi kapan saja.

0

Posting Komentar