P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Bookmark

Translate

Zikir Ribuan Santri Cipasung Membawa Doa Kedamaian Indonesia

Featured Image

Perayaan Hari Santri Nasional di Ponpes Cipasung

Ribuan santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Cipasung yang berada di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menggelar acara zikir dan sholawat untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) pada malam Kamis (23/10/2025). Acara ini dilaksanakan sebagai bentuk perayaan dan penghormatan terhadap para santri serta keberadaan pesantren dalam masyarakat.

Selain melakukan tafakur, para pemimpin ponpes dan santri juga menyampaikan doa agar Indonesia menjadi negara yang lebih baik. Mereka berharap rakyat Indonesia senantiasa diberi keselamatan dan keberkahan oleh Sang Pencipta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi terhadap peran santri dalam menjaga persatuan dan perdamaian bangsa.

Gus Deni Ramdani Sagara, pimpinan Majelis Zikir dan Sholawat Ponpes Cipasung, menjelaskan bahwa kegiatan ini biasanya rutin dilakukan setiap malam Jumat, khususnya pada minggu ketiga setiap bulannya. Namun, kali ini momennya berbarengan dengan peringatan Hari Santri, sehingga menjadi momentum istimewa.

Deni menilai kegiatan zikir dan sholawat ini penting dalam menumbuhkan rasa cinta kepada Tuhan dan Nabi Muhammad SAW. Selain itu, acara ini juga menjadi wadah untuk menunjukkan rasa hormat kepada para guru dan pendiri Ponpes Cipasung, yaitu Kiai Ruhiat.

“Kita terus mendorong para santri untuk mencintai Allah SWT, Nabi Muhammad SAW, para guru, ulama, sesama umat, dan NKRI. Pada peringatan Hari Santri kali ini, ada sholawat dengan nada Sunda,” ujarnya.

Ponpes Cipasung dikenal sebagai lembaga pesantren yang terbuka dan menjunjung tinggi nilai toleransi. Selama ini, pesantren ini selalu menjaga harmoni antarumat beragama di tengah keragaman Indonesia. Deni menekankan bahwa pesantren ini memiliki kecintaan terhadap Allah, Rasulullah, bangsa, dan negara. Oleh karena itu, mereka memahami dan mencintai perbedaan serta mengajarkan santri untuk tidak merasa dirinya paling benar, karena kebenaran hanya milik Allah SWT.

Menurut Deni, ribuan santri dari berbagai daerah di Indonesia yang belajar di Ponpes Cipasung terus diberikan pendidikan akhlak dan adab yang baik. Hal ini bertujuan agar nantinya para santri dapat memberikan manfaat bagi masyarakat saat kembali ke daerah masing-masing.

Ponpes Cipasung melalui Majelis Dzikir dan Sholawat berharap momentum Hari Santri Nasional tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi pengingat bahwa para santri telah dan terus berkontribusi besar bagi bangsa dan negara. Dengan demikian, peringatan Hari Santri menjadi ajang untuk menegaskan peran pesantren dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berkualitas.

Posting Komentar

Posting Komentar