
Pemerintah Kabupaten Pringsewu Berkomitmen Membentuk ASN yang Profesional dan Berintegritas
Pemerintah Kabupaten Pringsewu menunjukkan komitmennya dalam menciptakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, berintegritas, serta siap memberikan pelayanan publik terbaik. Hal ini ditandai dengan penutupan resmi kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Angkatan I–XVI oleh Wakil Bupati Pringsewu, Umi Laila, S.Ag., yang berlangsung di SMP Negeri 2 Gadingrejo, Kamis (2/10/2025).
Kegiatan orientasi yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pringsewu telah berjalan selama beberapa minggu dengan melibatkan ratusan peserta PPPK dari berbagai formasi, termasuk tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membekali para pegawai baru dengan wawasan kebangsaan, pemahaman nilai-nilai ASN BerAKHLAK, serta meningkatkan kapasitas profesionalisme dan etika kerja dalam birokrasi pemerintahan daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Umi Laila menekankan bahwa orientasi ini bukan hanya sekadar agenda seremonial atau formalitas administratif, melainkan momentum penting untuk membentuk karakter ASN yang siap melayani dengan sepenuh hati. “Orientasi ini adalah gerbang awal bagi saudara-saudara untuk memahami nilai-nilai dasar, etika, serta tata kelola birokrasi yang baik. Ini bukan akhir, tapi awal perjalanan panjang untuk menjadi pelayan masyarakat yang sesungguhnya,” ujarnya.
Ia juga memberikan apresiasi atas semangat dan dedikasi para peserta selama mengikuti kegiatan. Menurutnya, pembekalan yang telah diterima, baik tentang wawasan kebangsaan, nilai ASN BerAKHLAK, maupun pemahaman tugas dan fungsi ASN, merupakan fondasi penting dalam menjalankan tanggung jawab di unit kerja masing-masing. “Bekal inilah yang akan menjadi kompas moral dan profesional dalam setiap langkah pengabdian saudara,” tambahnya.
Wakil Bupati juga mengingatkan agar seluruh ASN PPPK mampu menjadi agen perubahan dan bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan birokrasi modern. “Jadilah ASN yang adaptif, kreatif, dan inovatif. Gunakan ilmu yang diperoleh selama orientasi untuk memberikan pelayanan publik yang cepat, efektif, dan humanis. Jangan berhenti belajar dan teruslah berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Pringsewu,” pesannya.
Umi Laila menegaskan bahwa profesionalitas ASN bukan hanya diukur dari kemampuan teknis, tetapi juga dari integritas dan semangat melayani. “Kita tidak hanya dituntut untuk pintar, tetapi juga memiliki hati yang tulus. Nilai-nilai Bangga Melayani Bangsa harus tercermin dalam sikap, perilaku, dan kerja sehari-hari,” tegasnya.
Selain itu, ia berharap agar kegiatan orientasi ini menjadi pondasi kuat dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu. Menurutnya, ASN dan PPPK memiliki peran strategis dalam mendukung visi daerah menuju tata kelola pemerintahan yang transparan, responsif, dan berdaya saing.
“Kami ingin seluruh PPPK memahami bahwa pelayanan publik bukan sekadar tugas, tapi juga bentuk pengabdian kepada bangsa dan daerah. Kinerja kalian akan menjadi cerminan keberhasilan pemerintah daerah dalam membangun kepercayaan masyarakat,” kata Umi Laila.
Acara penutupan orientasi PPPK ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Asisten Administrasi Umum Setdakab Pringsewu Arif Nugroho, S.E., M.P., serta Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Pringsewu Ir. Judy Muljana, S.T., M.T. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan penuh terhadap peningkatan kualitas aparatur di lingkup Pemkab Pringsewu.
Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Judy Muljana dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan orientasi telah dilaksanakan dengan metode pembelajaran terpadu, meliputi sesi tatap muka, diskusi kelompok, simulasi pelayanan publik, hingga praktik lapangan. “Kami berupaya agar para peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya di tempat kerja. Semua kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan ASN yang siap melayani dengan semangat profesional dan integritas tinggi,” ungkapnya.
Penutupan kegiatan ditandai dengan penyerahan sertifikat kelulusan secara simbolis kepada perwakilan peserta terbaik dari tiap angkatan. Momen ini disambut antusias oleh seluruh peserta yang merasa mendapat bekal berharga untuk menapaki karier di dunia birokrasi.
Dengan berakhirnya kegiatan orientasi PPPK ini, diharapkan seluruh peserta dapat menerapkan nilai-nilai yang diperoleh dan menjadi bagian dari ASN yang berdaya saing, beretika, dan berorientasi pada pelayanan publik. Pemerintah Kabupaten Pringsewu menegaskan bahwa transformasi sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam menciptakan pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.



Posting Komentar