
Perubahan Dramatis di Nottingham Forest
Nottingham Forest kembali menunjukkan tajinya setelah mengalahkan juara bertahan Premier League, Liverpool, dengan skor 3-0 di Anfield. Kemenangan ini memicu semangat yang tinggi dan membawa energi positif ke pertandingan Liga Europa. Di matchday kelima, Forest akan menjamu Malmo di City Ground pada Jumat dini hari nanti.
Saat ini, Forest berada di posisi ke-23 dari 36 tim dalam fase League. Mereka tertinggal tiga poin dari zona sembilan besar yang menjadi tiket otomatis untuk babak 16 besar. Sementara itu, Malmo terjebak di posisi ke-32 dan belum pernah meraih kemenangan dalam empat laga Eropa, menjadikan mereka sebagai underdog dalam pertandingan ini.
Analisis Performa Nottingham Forest
Efek Sean Dyche sebagai pelatih baru mulai terasa. Sejak ia mengambil alih, stabilitas kembali menjadi ciri khas Forest. Tekanan tinggi, blok defensif rapat, serta transisi cepat kini menjadi pola yang melekat di City Ground. Dalam tiga laga Premier League terakhir, Forest berhasil mengumpulkan tujuh poin, termasuk kemenangan besar atas Liverpool. Di Liga Europa, performa juga meningkat dengan kemenangan 2-0 atas Porto dan hasil imbang melawan Sturm Graz.
Namun, Forest masih memiliki pekerjaan rumah. Mereka tahu bahwa posisi mereka belum aman dan pertandingan melawan Malmo harus dimenangkan agar bisa lolos lebih cepat tanpa bergantung pada laga terakhir. City Ground sedang dalam kondisi yang sangat baik—Dyche belum pernah kalah di kandang sejak ia datang. Menghadapi lawan yang sedang dalam masa sulit, tuntutan kemenangan penuh terasa wajar.
Analisis Malmo: Tanpa Tekanan, Tapi Minim Keyakinan
Performa Malmo mencerminkan musim yang penuh kekecewaan. Mereka menutup Allsvenskan 2025 di posisi keenam dan gagal mempertahankan gelar juara. Datang ke Inggris setelah 18 hari tanpa laga kompetitif, Malmo mungkin mendapat istirahat atau justru kehilangan ritme.
Rekor tandang mereka di Eropa tidak menjanjikan: dua kekalahan terakhir dengan agregat 0-8 (Copenhagen 0-5, Viktoria Plzen 0-3). Produktivitas seret, keyakinan diri tidak stabil, dan statistik pertemuan menunjukkan bayangan kelam—dari 11 pertemuan dengan klub Inggris, sembilan berakhir dengan kekalahan. Satu-satunya cerita positif adalah kemenangan 2-1 pada 1995, namun sejarah 30 tahun lalu tidak cukup untuk menyembunyikan kenyataan pahit: Malmo hanya berharap menemukan keajaiban.
Kondisi Tim dan Susunan Pemain
Forest masih dibayangi daftar cedera panjang: Ola Aina, Douglas Luiz, Chris Wood, Zinchenko, Bakwa, dan Angus Gunn masih absen. Gunn, Awoniyi, Omari Hutchinson, dan Jair Cunha juga tidak bisa turun di Liga Europa. Dyche disebut akan melakukan rotasi ringan tanpa mengorbankan struktur. John Victor berpeluang kembali menjadi kiper utama, Morato siap menggusur salah satu dari Milenkovic atau Murillo, sementara Callum Hudson-Odoi mengincar posisi starting XI setelah hanya tampil sebagai pelapis kontra Liverpool.
Perkiraan Starting XI Nottingham Forest: Victor; Savona, Milenkovic, Morato, Williams; Yates, Sangare; Ndoye, Gibbs-White, Hudson-Odoi; Kalimuendo
Di kubu Malmo, daftar cedera juga cukup panjang: Arnor Sigurdsson, Gentian Lajqi, dan Erik Botheim absen. Lasse Berg Johnsen masih diragukan. Daniel Gudjohnsen sudah kembali dan menjadi opsi di lini depan.
Perkiraan Starting XI Malmo: Ellborg; Larsen, Jansson, Duric, Busanello; Rosengren, Lewicki, Skogmar; Ekong, Haksabanovic, Bolin
Prediksi Skor Akhir
Atmosfer di City Ground telah berubah—dari kecemasan menjadi intimidasi. Dyche tahu bahwa kemenangan dalam laga ini akan membuka pintu lolos ke babak 16 besar tanpa drama di matchday terakhir. Meski Malmo punya motivasi, performa mereka tidak mendukung.
Prediksi: Nottingham Forest 2 – 0 Malmo



Posting Komentar