
Peninjauan Penyaluran Bantuan Sosial di Kota Sukabumi
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, melakukan peninjauan langsung terhadap proses penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) pada hari Selasa, 25 November 2025. Peninjauan tersebut dilakukan di Kantor Pos Sukabumi dengan tujuan memastikan bahwa distribusi bantuan berjalan secara tertib dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Ayep menekankan bahwa pemerintah kota terus berupaya memperkuat sistem penyaluran bantuan sosial agar dapat mencapai sasaran yang tepat. Hal ini dilakukan melalui perbaikan pendataan serta pengawasan langsung di lapangan. Dengan demikian, setiap keluarga penerima manfaat (KPM) yang berhak akan mendapatkan bantuan yang diberikan secara efisien dan transparan.
Berdasarkan informasi dari Kantor Pos Cabang Kota Sukabumi, penerima bantuan telah terdaftar dalam sistem Kementerian Sosial. Pencairan bantuan harus dilakukan langsung oleh penerima, dan bentuknya adalah uang tunai. Total warga Kota Sukabumi yang menerima bantuan tahun ini mencapai 15.217 orang.
"Setiap penerima mendapatkan bantuan langsung tunai sebesar Rp 900.000 yang dibagikan secara bergiliran untuk menghindari kerumunan," jelas Ayep. Ia juga menambahkan bahwa pembagian bantuan tersebut dilakukan dengan sistem rotasi agar tidak menyebabkan kepadatan di lokasi penyaluran.
Penyaluran Bantuan Pangan di Kecamatan Cikole
Selain BLT, Ayep juga menyampaikan bahwa di Kecamatan Cikole sedang berlangsung penyaluran bantuan pangan. Bantuan tersebut berupa 20 kilogram beras dan 4 kilogram minyak goreng bagi warga setempat.
Pada hari yang sama, penyaluran bantuan pangan periode Oktober-November 2025 juga dilakukan. Bantuan berupa beras dan minyak goreng disalurkan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Cikole, khususnya di halaman Kelurahan Cisarua. Proses penyaluran berjalan lancar berkat dukungan penuh dari berbagai perangkat daerah, termasuk DKP3 (Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan), camat, lurah, RW, dan RT.
Ayep menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus bekerja sama dengan pemerintah pusat dan provinsi dalam menyelesaikan masalah keluarga rentan, terutama yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 4. Pada periode ini, setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 kilogram minyak goreng. Total penerima bantuan pangan mencapai 1.223 orang, dan seluruhnya dilakukan monitoring oleh pemerintah daerah.
Penyerahan Simbolis Bantuan oleh Wali Kota
Dalam kesempatan tersebut, Ayep secara langsung menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga Kelurahan Cisarua. Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan. Penyerahan bantuan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan semangat dan rasa percaya diri masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini.
Dengan adanya penyaluran bantuan yang terstruktur dan terencana, pemerintah kota berkomitmen untuk terus memastikan bahwa semua program sosial yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi antara berbagai pihak, diharapkan bisa tercipta sistem yang lebih baik dan berkelanjutan dalam pemberian bantuan sosial.



Posting Komentar