Kereta Api Kalimantan Siap Beroperasi, Pemkab Berau Minta Pusat Jangan Tiri-Anakkan Jalan Nasional

Dukungan Pemkab Berau terhadap Proyek Kereta Api Kalimantan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menyambut baik rencana megaproyek pembangunan jalur kereta api yang akan melintasi Pulau Kalimantan. Namun, di balik dukungan tersebut, Pemkab Berau juga menyampaikan pesan penting kepada pemerintah pusat agar tidak mengabaikan pembenahan infrastruktur dasar, khususnya jalan nasional yang ada di wilayah Berau.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said, menegaskan bahwa akses jalan darat masih menjadi urat nadi utama dalam mendukung lalu lintas logistik, mobilitas warga, dan perekonomian daerah. "Kami berharap jalan nasional di Kabupaten Berau juga dibenahi," ujarnya dengan tegas.
Perencanaan dan Pendanaan yang Matang
Terkait wacana pembangunan jalur kereta api tersebut, Said menekankan pentingnya kalkulasi matang dari aspek perencanaan hingga skema pendanaan. Proyek berskala raksasa dinilai sangat riskan jika harus menguras kas keuangan daerah. Oleh karena itu, Pemkab Berau mendorong agar proyek jalur kereta api Kalimantan ini secara resmi dimasukkan ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Langkah ini penting agar pembiayaan sepenuhnya ditanggung APBN maupun skema pendanaan pusat tanpa membebani APBD Berau.
"Harus ditelaah dulu kewenangannya. Kalau proyek besar seperti ini agak sulit mengandalkan anggaran daerah. Kami berharap bisa menjadi proyek strategis nasional," jelasnya. Hingga saat ini, belum ada kepastian resmi apakah wilayah Kabupaten Berau bakal dilintasi rute prioritas kereta api tersebut. Kendati demikian, Pemkab Berau memastikan pintu bersinergi terbuka lebar apabila nantinya ditunjuk menjadi salah satu perlintasan resmi.
Komitmen untuk Dukungan Penuh
"Jika nantinya Berau resmi menjadi salah satu wilayah lintasan, kita siap memberikan dukungan penuh sesuai dengan porsi kewenangan yang kita miliki," tegas Said optimis. Prinsipnya, Pemkab Berau menyambut baik kemajuan transportasi modern di Tanah Borneo. Namun, perbaikan fasilitas jalan nasional yang kini dinikmati masyarakat sehari-hari tetap harus menjadi skala prioritas yang tidak boleh dianaktirikan.
Fokus pada Infrastruktur Dasar
Perlu dipahami bahwa jalan nasional menjadi tulang punggung kehidupan masyarakat Berau. Selain itu, jalan-jalan tersebut juga menjadi penghubung antar wilayah yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi lokal. Oleh karena itu, Pemkab Berau menyerukan agar perhatian pemerintah pusat tidak hanya tertuju pada proyek-proyek besar seperti kereta api, tetapi juga pada peningkatan kualitas jalan nasional yang lebih mendasar.
Dalam hal ini, Pemkab Berau berharap agar pemerintah pusat dapat merancang kebijakan yang seimbang antara pembangunan infrastruktur modern dan pemeliharaan infrastruktur dasar. Dengan demikian, seluruh masyarakat di wilayah Berau dapat merasakan manfaat dari pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan.
Tantangan dan Harapan Masa Depan
Meskipun proyek kereta api Kalimantan memiliki potensi besar dalam meningkatkan konektivitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi, Pemkab Berau tetap menjaga prinsip keseimbangan. Mereka menilai bahwa pembangunan transportasi modern harus disertai dengan perbaikan infrastruktur yang sudah ada, terutama jalan nasional yang menjadi penghubung vital antar wilayah.
Selain itu, Pemkab Berau juga berharap adanya transparansi dan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan proyek. Dengan begitu, semua pihak dapat saling mendukung dan memastikan bahwa proyek tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Berau.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Pemkab Berau menyambut baik rencana pembangunan jalur kereta api Kalimantan, namun tetap menekankan pentingnya pembenahan infrastruktur dasar. Dengan dukungan yang tulus, Pemkab Berau berharap proyek ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat di wilayah Berau.
Posting Komentar