Tiga Korban Luka Berat Tragedi Drag Race di Kotamobagu Dirawat di RSUP Kandou Manado

Tiga Korban Luka Berat Tragedi Drag Race di Kotamobagu Dirawat di RSUP Kandou Manado

Tragedi Drag Race di Kotamobagu, 7 Orang Tewas dan 9 Luka-Luka

Tragedi drag race yang terjadi di Kelurahan Upai, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, pada Minggu (9/8/2026) menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah sejumlah orang mengalami cedera serius dan harus mendapatkan penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP Manado.

Korban yang Terluka dan Meninggal Dunia

Hingga pukul 22.40 WITA, diperkirakan ada 7 korban meninggal dunia dan 9 orang terluka akibat kecelakaan tersebut. Para korban luka masih dirawat di dua rumah sakit berbeda, yaitu RS Monompia dan RS Pobundayan di Kota Kotamobagu.

Berikut adalah identitas korban meninggal dan terluka:

Korban Meninggal:

  1. Januni Pusung – Perempuan, 35 tahun. Alamat: Desa Bilalang Baru, Kabupaten Bolmong
  2. Harianti Mokoginta – Perempuan. Alamat: Bilalang 3, Kabupaten Bolmong
  3. Lisma Mokoginta – Perempuan, 38 tahun. Alamat: Bilalang III, Bolmong
  4. Ali Ponamon – Laki-laki, 65 tahun. Alamat: Desa Pontodon, Kota Kotamobagu
  5. Bio Mokoagow – Perempuan, 74 tahun. Alamat: Bilalang 3, Bolmong
  6. Nilawati Mokodongan – Perempuan. Alamat: Pontodon Induk, Kotamobagu
  7. Rugaina Manangin – Perempuan. Alamat: Bilalang, Bolmong

Korban Luka:

Dirawat di RS Monompia, Kabupaten Bolmong:
  1. Hadi Toisi – Alamat: Pangian Tengah, Bolmong (LB)
  2. Ali Jojang – Alamat: Bilalang 4, Bolmong (LB)
  3. Murdani Pobela – Alamat: Bilalang Baru, Bolmong (LB)
  4. Muxin Dondo – Alamat: Pontodon Timur, Kotamobagu (LB)
  5. Arhan Mokoginta – Alamat: Bilalang 3, Bolmong (LB)
  6. Rapiska Mokodongan – Alamat: Genggulang (LB)
  7. Enjelia Lito – Alamat: Bilalang 3, Bolmong (LB)
  8. Prasetio Mokodongan – Alamat: Pontodon, Kotamobagu (LR)
Dirawat di RS Pobundayan Kotamobagu:
  1. Rina Longkun – Alamat: Bilalang Baru, Bolmong (LB)

Kronologi Kejadian

Insiden maut terjadi saat drag bike berlangsung di Kelurahan Ipai, Kecamatan Kotamobagu Utara. Lokasi ini berjarak sekitar 184 km dari Kota Manado, ibu kota Sulawesi Utara. Kejadian terjadi pada pukul 16.00 WITA, Minggu (9/8/2026).

Turnamen ini diikuti oleh 590 starter kelas sepeda motor dan 337 starter kelas mobil. Salah satu mobil yang terlibat dalam kecelakaan adalah milik pebalap dari tim Pangeran 05 McJoe bernama Tian Ngantung. Ia turun di kelas Free For All (FFA) menggunakan mobil Honda Jazz.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Tian awalnya melaju seperti biasa dalam lintasan balap. Tidak terlihat adanya kendala saat mobil melaju menuju garis finis. Namun, setelah melewati garis finis dan memasuki area pengereman sekitar 100 meter, mobil tersebut mengalami crash dan menabrak sejumlah penonton yang berdiri di sisi arena.

Penanganan Medis dan Respons Pihak Berwenang

Setelah kejadian, pelaksanaan drag race dihentikan sementara. Para korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Pihak rumah sakit menyatakan bahwa semua korban telah mendapatkan perawatan sesuai kondisi masing-masing.

Pihak Humas RSUP Manado menyampaikan bahwa para korban sudah ditangani dengan baik. Meski demikian, nama-nama korban tidak dapat disebutkan karena sifatnya rahasia medis.

Polisi juga telah mengamankan mobil jenis Honda Jazz yang terlibat dalam tragedi tersebut. Mobil tersebut kini berada di Mapolres Kota Kotamobagu.

Ketua panitia drag race, Lucky Sugeha, sempat terlihat mendatangi para korban di rumah sakit. Ia menegaskan akan bertanggung jawab atas musibah ini dan siap menanggung sepenuhnya biaya pengobatan para korban.

Techy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ART
Techy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ART