29 poin pengenalan Megawati bersama Hyundai, sukses di Red Sparks jadi tolok ukur media Korea

BROKERJA.COMPebola voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, telah menyelesaikan penampilannya dalam turnamen pramusim KOVO Cup 2026.
Megawati bersama Suwon Hyundai E&C Hillstate tidak menghasilkan satu set pun kemenangan dalam dua pertandingan babak penyisihan grup.
Mereka sama-sama menelan kekalahan tiga set saat bersua Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass dan GS Caltex Seoul KIXX.
Megawati sendiri total mencatatkan 29 poin dari dua pertandingan tersebut dengan 14 angka melawan Hi-Pass dan 15 poin menghadapi GS Caltex.
Penampilan Mega lebih baik pada laga keduanya bersama Hyundai saat melawan GS Caltex.
Dia mencatatkan lima poin pada set pertama dengan tingkat keberhasilan serangan sebesar 50 persen.
Megawati kemudian menunjukkan agresivitasnya pada set ketiga dengan mendulang 10 poin dengan tingkat keberhasilan serangan 56,25 persen.
Media Korea Selatan, YonhapNews TV, menyoroti persaingan pemain kuota Asia pada Liga Voli Korea 2026-2027.
Megawati sebelumnya tampil cemerlang bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks sebagai bintang dari Asia pada musim 2023-2024 dan 2024-2025.
Namun, persaingan antar pemain Asia musim ini tentunya akan memiliki banyak perubahan.
Tiga pemain Jepang akan memanaskan persaingan yakni Jahstice Yauchi (Incheon Heungkuk Life Pink Spiders), Miwako Osanai (Hwaseong IBK Altos), dan Mami Uchiseto (Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass).
Dua pemain Asia lainnya yang cukup mencuri perhatian adalah Zhong Hui (Daejeon JungKwanJang Red Sparks) dan Thanacha Sooksod (GS Caltex Seoul KIXX).
Mami Uchiseto yang sudah mulai menunjukkan kekuatan dan kemistri bersama Hi-Pass sebagai tandem Laetitia Moma Bassoko dan Kang So-hwi.
"Saya percaya diri dengan pertahanan saya dan menganggapnya sebagai peran saya," kata Uchiseto, dilansir BROKERJA.COMdari Yonhap.
"Jadi saya sangat lega karena saya dapat melakukannya dengan baik. Saya bersyukur para pemain belajar bahasa Jepang," ujarnya.
Adapun Yonhap menuliskan bahwa performa terbaik Megawati di Red Sparks akan menjadi tolok ukur karena merupakan contoh keberhasilan sistem kuota Asia.
"Mega, "Ekspres" Indonesia , yang meninggalkan JungKwanJang untuk mengenakan seragam Hyundai E&C, juga telah kembali ke V-League setelah satu musim vakum," tulis Yonhap.
"Perhatian tertuju pada performa seperti apa yang akan ditunjukkan Mega, yang dianggap sebagai contoh utama keberhasilan sistem Kuota Asia, di musim ketiganya di Korea," tulis media Korea tersebut.
Sementara media Korea lainnya, OhMyNews menilai Hyundai mengalami kemunduran besar setelah ditinggal middle blocker veteran mereka yakni Yang Hyo-jin.
"Kekuatan Hyundai E&C mengalami kemunduran besar dengan pensiunnya Yang Hyo-jin di akhir musim lalu," tulis OhMyNews.
Meski begitu, Hyundai masih memiliki jalan panjang untuk mempertahankan posisi mereka pada persaingan teratas musim ini.
Kembalinya Jeong Ji-yun pada posisi outside hitter sangat diharapkan setelah mengalami cedera musim lalu.
Bae Yoo-na dan Kim Hee-jin juga perlu meningkatkan kontribusi mereka sebagai middle blocker.
Comeback Megawati pada Liga Voli Korea musim ini akan membuat persaingan akan semakin menarik.
Hyundai akan membuka pertandingan pertama V-League dnegan melakoni laga tandang melawan Hwaseong IBK Altos pada 3 November mendatang.
Posting Komentar