Pernikahan dengan Teuku Ryan gagal, Ria Ricis sempat kecewa pada diri sendiri: komunikasi jadi kunci

Pernikahan dengan Teuku Ryan gagal, Ria Ricis sempat kecewa pada diri sendiri: komunikasi jadi kunci
Ringkasan Berita:
  • Ria Ricis blak-blakan mengungkap sisi emosional setelah rumah tangganya dengan Teuku Ryan berakhir.
  • Ia mengaku bukan menyalahkan sang ibu, tetapi justru sempat kecewa dan merasa kasihan kepada dirinya sendiri.
  • Kini Ricis memilih mengambil pelajaran, salah satunya tentang pentingnya komunikasi dalam rumah tangga.
 

BROKERJA.COMRia Ricis menceritakan sisi emosional yang ia rasakan setelah rumah tangganya dengan Teuku Ryan berakhir.

Di balik sosoknya yang selama ini dikenal ceria dan aktif di depan kamera, Ricis mengaku pernah mengalami masa ketika dirinya merasa sedih dan justru lebih keras kepada dirinya sendiri.

Hal tersebut diungkapkan Ria Ricis saat berbincang dengan Melaney Ricardo.

Ricis mengatakan dirinya tidak pernah menyalahkan sang ibu atas kegagalan rumah tangganya.

Menurutnya, sang ibu justru menjadi salah satu orang yang terus memberikan dukungan setelah rumah tangganya berakhir.

Sang ibu juga mengingatkan Ricis untuk menjalani kehidupan yang membuat dirinya bahagia.

"Kalau misalnya ini yang terbaik bahagia jalanin aja gitu. Yang penting Ricis bahagia," kata Ria Ricis mengutip pesan sang ibu, dikutip BROKERJA.COMdari akun YouTube Melaney Ricardo, Kamis (24/9/2026).

Alih-alih menyalahkan orang tua, Ricis mengatakan perasaan kecewa justru lebih banyak ia arahkan kepada dirinya sendiri.

"Jadi bukan kecewa ke ibuku, tapi ke diri aku sendiri," ujar Ria Ricis.

Perasaan tersebut muncul karena Ricis sebelumnya juga memiliki harapan besar terhadap kehidupan rumah tangganya.

Seperti kebanyakan orang, ia ingin memiliki rumah tangga yang indah dan berjalan sesuai dengan harapan.

"Sedih. Karena kan memang siapa sih yang enggak ingin rumah tangga indah gitu. Jadi aku lebih kasihan ke diri sendiri gitu aja," tuturnya.

Pengakuan tersebut menunjukkan bahwa di balik aktivitasnya sebagai figur publik, Ricis juga sempat harus berhadapan dengan rasa kecewa terhadap kehidupan yang pernah ia bayangkan.

Namun, ia tidak ingin terus-menerus berada dalam kesedihan.

Seiring waktu, Ricis mulai mencoba melihat pengalaman tersebut dari sisi berbeda.

Ia memilih tidak menyalahkan masa lalu maupun terus mempertanyakan apa yang seharusnya terjadi.

"Aku sebenarnya enggak menyesali apapun itu, cuman aku lebih ngambil pelajaran aja," ujarnya.

Dari proses tersebut, Ricis kemudian melakukan evaluasi terhadap perjalanan rumah tangganya.

Salah satu hal yang menurutnya sangat penting adalah komunikasi antara pasangan.

Bagi Ricis, komunikasi menjadi bagian yang tidak bisa diabaikan dalam menjalani kehidupan bersama.

"Komunikasi yang lancar seklise itu ya," kata Ria Ricis.

Menurutnya, pasangan perlu bisa saling berkomunikasi dan menyampaikan apa yang dirasakan.

Pengalaman tersebut juga membuat Ricis kini lebih berhati-hati dalam menjalani kehidupan.

Ia tidak ingin lagi terlalu menggantungkan kebahagiaan pada ekspektasi yang tinggi terhadap sesuatu yang belum tentu terjadi.

Setelah mengalami sejumlah kegagalan dalam hidup, Ricis mengaku memiliki cara pandang baru dalam menghadapi masa depan.

"Setelah banyaknya hal-hal yang gagal aku sekarang justru lebih mempersiapkan kejadian yang terburuknya dulu," kata Ricis.

Meski demikian, cara berpikir tersebut bukan berarti Ricis ingin selalu memandang kehidupan dari sisi negatif.

Ia lebih memilih mempersiapkan diri terhadap berbagai kemungkinan agar tidak kembali terlalu terpuruk ketika sesuatu berjalan di luar harapan.

Kini, Ricis juga belum memiliki rencana khusus untuk kembali membangun rumah tangga.

Ketika ditanya mengenai pasangan, ia mengaku tidak sedang mencari dan memilih menyerahkan urusan tersebut kepada Tuhan.

"Aku enggak lagi cari, enggak ada planning juga. Ya sudah, flow aja, serahin sama Allah," ungkapnya.

Ricis saat ini lebih banyak memusatkan perhatian kepada putrinya, Moana.

Ia ingin memastikan anaknya tumbuh sehat, bahagia dan mendapatkan ketenangan dalam menjalani masa kecilnya.

Pengalaman rumah tangga yang telah dilaluinya pun tidak ingin dijadikan beban seumur hidup.

Bagi Ricis, kegagalan tersebut tetap menjadi bagian dari perjalanan hidup yang memberinya pelajaran tentang hubungan, komunikasi, ekspektasi hingga cara memperlakukan dirinya sendiri.

Ia memilih melanjutkan hidup dengan membawa pengalaman tersebut sebagai bekal, bukan sebagai alasan untuk terus menyesali masa lalu.

(BROKERJA.COM/Ika Bramasti)

Techy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ART
Techy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ART