P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Bookmark

Translate

Utrecht Kalah dari Freiburg, Miliano Jonathans Belum Main

Featured Image

FC Utrecht Kembali Kalah dalam Laga Kontra Freiburg

Laga penyisihan grup UEFA Europa League antara FC Utrecht dan SC Freiburg berlangsung di Europa-Park Stadion, Jumat (24/10) dini hari WIB. Dalam pertandingan ini, FC Utrecht gagal meraih poin setelah kalah 0-2 dari lawannya. Dua gol Freiburg dicetak oleh Yuito Suzuki dan Vincenzo Grifo pada babak pertama.

Pemain keturunan Indonesia, Miliano Jonathans, hanya duduk di bangku cadangan sepanjang pertandingan. Sebanyak 34.195 penonton hadir untuk menyaksikan laga yang berjalan dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Freiburg tampil agresif di kandang sendiri, sementara Utrecht berusaha mengatasi tekanan melalui permainan cepat dari sayap.

Dari segi statistik, dominasi Freiburg terlihat jelas dengan 52 persen penguasaan bola dan 14 percobaan tembakan, tujuh di antaranya tepat sasaran. Gol pertama Freiburg tercipta pada menit ke-20 lewat aksi individu Yuito Suzuki. Pemain asal Jepang itu menyambut umpan Christian Günter di jantung pertahanan Utrecht dan mencetak gol dengan sepakan keras ke pojok atas gawang Vasilios Barkas.

Tekanan Freiburg terus berlanjut hingga akhirnya Vincenzo Grifo menggandakan keunggulan pada menit ke-45 melalui eksekusi tendangan bebas yang tidak mampu dijangkau oleh Barkas. Di babak kedua, FC Utrecht mencoba bangkit dengan beberapa pergantian pemain. Pelatih utama memasukkan Dani de Wit, David Min, dan Derry John Murkin untuk meningkatkan intensitas serangan.

Meski begitu, peluang demi peluang yang diciptakan Sébastien Haller dan Miguel Rodríguez masih belum mampu menembus ketangguhan kiper Freiburg, Noah Atubolu. Secara keseluruhan, Utrecht menghasilkan 11 percobaan dengan dua tembakan tepat sasaran, tetapi efisiensi penyelesaian menjadi kendala utama. Sementara lini belakang Freiburg tampil disiplin dan menjaga konsistensi hingga laga usai.

Di tengah upaya Utrecht mengejar ketertinggalan, perhatian publik Indonesia tertuju pada Miliano Jonathans. Pemain berusia 20 tahun tersebut memang tercatat dalam daftar pemain cadangan, tetapi tidak diturunkan hingga laga usai. Keputusan tersebut membuat Jonathans belum menambah menit bermainnya di kompetisi Eropa musim ini. Meski begitu, kehadirannya di skuad utama FC Utrecht tetap menjadi sinyal positif bagi karirnya.

Jonathans sebelumnya tampil impresif di Eredivisie dan menjadi salah satu prospek muda yang diandalkan tim. Dia diharapkan mendapatkan kesempatan tampil pada laga berikutnya, mengingat padatnya jadwal Utrecht di liga domestik dan kompetisi Eropa. Kekalahan ini membuat FC Utrecht harus bekerja keras untuk menjaga peluang lolos dari fase grup. Tim asal Belanda itu kini tertahan di posisi bawah klasemen dengan satu poin dari tiga pertandingan.

Freiburg, sebaliknya, mengamankan kemenangan penting dan memperkuat posisi mereka di puncak grup. Meskipun hasil ini mengecewakan, pelatih Utrecht menegaskan bahwa timnya masih punya peluang untuk bangkit. Dengan komposisi pemain muda seperti Jonathans, Utrecht diharapkan mampu tampil lebih berani dan tajam pada laga berikutnya.

FC Utrecht akan melanjutkan kiprahnya di Europa League dengan laga kandang dua pekan mendatang. Peluang Miliano Jonathans untuk turun ke lapangan masih terbuka lebar. Sebuah momentum yang dinantikan penggemar Indonesia untuk melihat sang talenta muda unjuk kemampuan di panggung Eropa.

0

Posting Komentar