P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Bookmark

Translate

Erick Thohir: Peluang Shin Tae-yong Latih Timnas 0 Persen

Erick Thohir: Peluang Shin Tae-yong Latih Timnas 0 Persen

Shin Tae-yong Tidak Lagi Jadi Opsi untuk Melatih Timnas Indonesia

Kemungkinan Shin Tae-yong kembali melatih Timnas Indonesia tampaknya sudah tertutup. Hal ini diungkapkan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang menyatakan bahwa peluang mantan pelatih tersebut untuk kembali menjadi pelatih Garuda adalah nol persen.

Erick mengatakan hal tersebut saat ditanya oleh wartawan terkait kemungkinan Shin Tae-yong kembali menjabat sebagai pelatih setelah didepak dari Ulsan HD. Ia menegaskan bahwa masa depan STY di Timnas Indonesia sudah selesai.

“Shin Tae-yong itu masa lalu. Peluangnya nol persen,” ujarnya dalam pertemuan dengan BolaSport.com di Jakarta, Kamis (23/10/2025) malam.

Proses Pemilihan Pelatih Baru

Erick menjelaskan bahwa proses pemilihan pelatih baru tidak dilakukan secara sepihak. Ia akan berdiskusi bersama Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers, Komite Eksekutif PSSI, serta Badan Tim Nasional sebelum mengambil keputusan akhir.

Ia menyebutkan bahwa rencana ini masih dalam proses evaluasi dan belum ada keputusan resmi terkait calon pelatih pengganti Patrick Kluivert. Meski begitu, Erick menyatakan bahwa kandidat tidak harus berasal dari Belanda. Negara-negara dengan tradisi sepak bola kuat juga bisa menjadi opsi.

Kelebihan Shin Tae-yong yang Tidak Dimiliki Pelatih Lain

Meski Shin Tae-yong tidak lagi jadi pilihan, beberapa kelebihannya selama menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia patut dipertimbangkan:

  1. Meningkatkan Performa Timnas
    Selama melatih Timnas Indonesia sejak 2019, Shin Tae-yong berhasil membawa tim mencapai prestasi yang signifikan, termasuk lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023 setelah 18 tahun, meraih peringkat keempat di Piala Asia U-23 2024, dan melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

  2. Memahami Karakter Sepak Bola Indonesia
    Setelah hampir lima tahun melatih, Shin Tae-yong sangat memahami karakteristik pemain dan kondisi federasi. Pengalaman ini membuatnya mampu bekerja efektif tanpa butuh waktu adaptasi yang lama.

  3. Mengembangkan Pemain Muda dan Naturalisasi
    Ia dikenal mampu menggabungkan pemain muda dan naturalisasi dengan taktik yang tepat, sehingga membangun fondasi tim yang solid.

  4. Disiplin dan Taktik Matang
    Shin Tae-yong dikenal dengan gaya bermain terbuka dan pergerakan fleksibel, yang berbeda dari pendahulunya dan memberikan warna baru bagi Timnas.

  5. Dukungan Besar dari Suporter
    Setelah Patrick Kluivert dipecat, banyak suporter yang mendukung kembalinya Shin Tae-yong. Dukungan ini penting untuk membangkitkan moral dan optimisme tim.

  6. Merasa Berhutang Budi kepada Suporter
    Meski sudah tidak lagi melatih, Shin Tae-yong merasa masih memiliki hutang budi kepada suporter Indonesia. Hal ini membuatnya ingin kembali melatih jika diberikan kesempatan.

0

Posting Komentar