
Kebakaran Besar di Gudang Perusahaan Elektronik di Kabupaten Belitung
Kebakaran besar terjadi di sebuah gudang berukuran besar yang digunakan sebagai tempat penyimpanan barang furnitur dan elektronik milik perusahaan Columbus Elektronik. Kejadian tersebut berlangsung di Desa Aik Ketekok, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Kamis (23/10/2025) siang.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian yang dialami diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian setempat.
Awal Mula Kebakaran
Awalnya, warga mengira kebakaran hanya merupakan api kecil yang berasal dari seseorang yang membakar ban di sekitar gudang. Namun, dalam waktu singkat, asap pekat hitam mulai menyebar dan kobaran api semakin membesar. Warga kemudian mendekati lokasi dan melihat api sudah membumbung tinggi.
Pandu, seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa dirinya awalnya mampir ke rumah temannya yang berada di belakang gudang. Ia dan temannya awalnya mengira ada orang yang membakar ban. Namun, setelah 15 menit, api semakin besar hingga mencapai atap gudang. “Kami langsung menelepon petugas pemadam kebakaran,” katanya.
Respons Petugas Pemadam Kebakaran
Petugas pemadam kebakaran BPBD Kabupaten Belitung bersama dengan prajurit Batalyon TP 845/Ksatria Satam tiba di lokasi kebakaran. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Belitung, Agus Supriadi, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan masyarakat sekitar pukul 11.48 WIB. Tim yang turun terdiri dari 25 orang, termasuk regu piket dan regu tambahan.
Menurut Agus, saat tim tiba di lokasi, api sudah menyala dan membakar barang-barang di dalam gudang. Gudang tersebut menyimpan banyak barang furnitur yang mudah terbakar. Petugas langsung melakukan pemadaman dan pendinginan di dalam gudang.
Kendala dalam Pemadaman
Salah satu kendala yang dihadapi petugas adalah jarak sumber air yang cukup jauh dari lokasi kebakaran. Sumber air hanya tersedia di Kolong Keramik, sehingga mobil pemadam harus sering berpindah untuk mengisi ulang tangki air. “Jaraknya agak jauh untuk isi ulang tangki,” ujar Agus.
Hingga pukul 12.50 WIB, petugas masih terus berupaya memadamkan api yang tersisa di dalam gudang.
Kerugian yang Diderita Perusahaan
Pjs Manajer Columbus Elektronik, Chandra, mengungkapkan bahwa berbagai jenis barang furnitur dan elektronik, baik dalam kondisi baru maupun bekas, ludes terbakar. Nilai aset yang hilang diperkirakan mencapai Rp1,3 miliar.
Chandra mengaku kaget ketika ditelepon oleh pegawainya yang memberitahu tentang kebakaran. Saat tiba di lokasi, api sudah membesar disertai asap hitam tebal. Menurutnya, kebakaran terjadi saat penjaga gudang sedang pulang istirahat makan.
“Penjaganya ada tapi pukul 11.30 WIB, mereka istirahat. Informasi dari tetangga, sekitar 10 menit penjaga pulang, terjadi kebakaran,” kata Chandra.
Ia juga menyampaikan bahwa informasi dari tetangga menyebutkan bahwa asap pertama kali terlihat di sudut belakang samping kanan gudang. Namun, setelah dikonfirmasi ke penjaga gudang, di sudut tersebut tidak ada instalasi listrik. “Itu informasi dari tetangga, tapi kalau penyebab pastinya belum tahu,” ujarnya.



Posting Komentar