
Pujian terhadap Cristian Chivu dari Banyak Pihak
Pujian terhadap Cristian Chivu terus mengalir dari berbagai pihak. Salah satu yang baru-baru ini memberikan apresiasi adalah Fabio Capello, mantan pelatih legendaris yang memuji awal karier pelatih asal Rumania tersebut di Stadion Giuseppe Meazza.
Capello, yang berusia 79 tahun, tidak ragu untuk menyampaikan pujian terhadap kinerja Chivu. Ia menilai bahwa Chivu telah melewati masa-masa sulit awal dan kini sedang dalam proses memantapkan diri sebagai pelatih taktik yang handal. Menurutnya, metode pelatihan inovatif yang diterapkan oleh Chivu telah membantu Inter Milan bangkit dari musim yang buruk.
Selain itu, kesuksesan di lapangan juga menjadi bukti bahwa Inter Milan kembali ke performa terbaiknya. Setelah kekalahan beruntun di Serie A pada awal September, tim ini berhasil memenangkan tujuh pertandingan kompetitif secara berturut-turut. Performa luar biasa ini termasuk tiga kemenangan beruntun di Liga Champions, salah satunya adalah kemenangan telak 4-0 atas Royale Union SG.
Kemenangan tipis 1-0 melawan Roma akhir pekan lalu membuat Inter Milan naik ke posisi kedua dalam klasemen Serie A. Hanya terpaut satu poin dari AC Milan, Inter akan menghadapi Napoli yang sedang dalam kondisi terbaiknya dalam pertarungan sengit akhir pekan ini.
Meski tantangan besar menanti, Inter Milan tetap percaya diri dan siap bertanding dengan semangat tinggi. Sementara itu, Napoli justru mengalami penurunan performa setelah kalah telak 6-2 dari PSV Eindhoven.
Capello mengungkapkan rasa apresiasinya kepada Chivu. Ia menyebut bahwa jalan yang diambil oleh Chivu mirip dengan jalannya sendiri. Capello menekankan bahwa Chivu mampu masuk ke pikiran para pemain, memberi mereka rasa percaya diri, dan membantu mereka mengembalikan harga diri.
Menurutnya, hal yang paling penting adalah memiliki pemain berkualitas yang bisa bekerja sama. Jika pemain tidak bagus, maka kemenangan sulit diraih.
Inter Milan akan Berkembang
Sebelumnya, Capello juga yakin bahwa Chivu dapat membawa Inter Milan terus berkembang meskipun pengalamannya dalam kepelatihan senior terbatas. Ia memuji kecerdasan, profesionalisme, dan pemahaman menyeluruh Chivu terhadap sepak bola.
Selama kariernya sebagai pemain, Chivu menunjukkan kepemimpinan, kesadaran taktis, dan kemampuan membaca permainan. Kini, ia membawa sifat-sifat tersebut ke dalam perannya sebagai pelatih.
“Semua orang membicarakan Chivu, yang kini telah mengambil alih Inter Milan,” ujar Capello. Ia mengatakan bahwa Chivu adalah seorang pemuda yang cerdas dan profesional yang mampu memahami berbagai situasi.
Capello menekankan bahwa ketika seseorang masuk ke dalam tim yang telah meraih banyak prestasi, tidak semua hal bisa diubah dalam waktu singkat. Perubahan harus dilakukan secara bertahap. Ia mengapresiasi kemampuan Chivu dalam memahami pikiran para pemain dan yakin bahwa Chivu akan membawa Inter Milan ke level yang lebih tinggi.
Pujian dari Pemain
Inter Milan kini berada di peringkat ketiga Klasemen Liga Champions di bawah juara bertahan PSG dan Bayern Munchen. Hasil ini didapat setelah kemenangan besar 4-0 atas Union Saint-Gilloise di Lotto Park.
Denzel Dumfries, bek asal Belanda, memuji tim dan pelatih Chivu setelah pertandingan. Ia menyebut kemenangan ini sangat penting bagi Inter Milan. Awalnya sulit, tetapi setelah 15-20 menit, tim bermain sangat baik sebagai tim.
Inter Milan mempertahankan rekor 100 persen hingga fase liga, menjadikannya tim yang tangguh. Dengan tiga kemenangan dari tiga pertandingan, Inter kini berada di puncak klasemen bersama PSG dan Arsenal.
Setelah awal musim yang goyah, Inter Milan bangkit kembali dengan serangkaian kemenangan yang mengesankan. Dumfries menilai bahwa Chivu adalah pelatih yang banyak bicara dengan para pemain dan memberi mereka kepercayaan diri.
Inter Milan kini harus fokus menghadapi pertandingan besar Serie A melawan Napoli. Tim asuhan Antonio Conte mengalami kekalahan 6-2 dari PSV di Liga Champions dan Inter Milan akan berusaha memanfaatkannya di Naples.



Posting Komentar