
Jadwal Balapan MotoGP Mandalika 2025
Balapan utama MotoGP Mandalika 2025 akan digelar hari ini, Minggu 5 Oktober 2025, di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sesuai jadwal resmi, balapan utama kelas MotoGP dimulai pukul 14.00 WIB dengan durasi 27 lap. Sebelumnya, rangkaian balapan telah dimulai sejak pagi dengan sesi warm up pada pukul 09.40 WIB, dilanjutkan oleh Moto3 pada pukul 11.00 WIB, dan Moto2 pada pukul 12.15 WIB. Balapan utama MotoGP menjadi puncak agenda hari ini, yang akan disiarkan langsung melalui televisi nasional dan layanan streaming resmi.
Pembalap yang Start di Posisi Terdepan
Marco Bezzecchi (Aprilia) berhasil mengamankan posisi pole setelah mencatatkan waktu tercepat sekaligus memecahkan rekor lap kualifikasi di Mandalika. Ia akan memimpin barisan depan bersama Fermin Aldeguer (Ducati/Gresini) di posisi kedua, serta Raul Fernandez (Aprilia/Trackhouse) di posisi ketiga. Barisan berikutnya ditempati Alex Rins (Yamaha), Pedro Acosta (KTM), dan Luca Marini (Honda). Sementara itu, sang juara dunia Marc Marquez (Ducati Lenovo) harus puas memulai balapan dari posisi ke-9.
Grid Mulai MotoGP Mandalika 2025
Berikut adalah daftar lengkap starting grid MotoGP Mandalika 2025:
- Marco Bezzecchi – Aprilia
- Fermin Aldeguer – Ducati / Gresini
- Raul Fernandez – Aprilia / Trackhouse
- Alex Rins – Yamaha
- Pedro Acosta – KTM
- Luca Marini – Honda
- Alex Marquez – Ducati / Gresini
- Fabio Quartararo – Yamaha
- Marc Marquez – Ducati Lenovo
- Miguel Oliveira – Yamaha / Pramac
- Fabio Di Giannantonio – Ducati / VR46
- Joan Mir – Honda
- Franco Morbidelli – Ducati / VR46
- Jack Miller – Yamaha / Pramac
- Brad Binder – KTM
- Francesco Bagnaia – Ducati Lenovo
- Enea Bastianini – KTM / Tech3
- Johann Zarco – Honda / LCR
- Somkiat Chantra – Honda / LCR
- Maverick Vinales – KTM / Tech3
Pengaruh Strategi Start dalam Jalannya Balapan
Start dari posisi depan di Mandalika menjadi keuntungan besar. Sirkuit sepanjang 4,3 km ini dikenal teknis dengan tikungan cepat dan area overtake terbatas. Pembalap dengan catatan lap konsisten di awal berpeluang mendominasi race. Marco Bezzecchi, yang tampil impresif sejak sesi kualifikasi, diprediksi akan mencoba melarikan diri sejak lap awal. Namun, keberadaan nama-nama besar seperti Pedro Acosta dan Marc Marquez di barisan kedua dan ketiga membuka peluang duel sengit.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hasil Balapan
Ada tiga faktor utama yang bisa memengaruhi hasil balapan:
-
Kondisi Cuaca
Lombok pada awal Oktober masih berpotensi hujan. Jika lintasan basah, strategi ban akan sangat menentukan. -
Tekanan Championship
Meskipun Marc Marquez sudah mengunci gelar dunia musim ini, pembalap lain seperti Bezzecchi dan Aldeguer punya motivasi tambahan untuk meraih kemenangan. -
Daya Saing Tim Pabrikan
Tahun 2025 menandai titik penting persaingan Yamaha dan Honda setelah beberapa musim tertinggal. Hasil Mandalika bisa menjadi sinyal tren performa keduanya menuju musim depan.
Dampak Balapan Mandalika terhadap Industri dan Ekonomi
Balapan di Mandalika tidak hanya menjadi tontonan olahraga, tetapi juga investasi jangka panjang Indonesia dalam industri pariwisata dan sport economy. Data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mencatat bahwa gelaran MotoGP 2023 lalu meningkatkan jumlah wisatawan hingga 65% di NTB. Tahun ini, dengan line-up pembalap yang lebih kompetitif, dampaknya diproyeksikan lebih besar. Keberhasilan Mandalika sebagai tuan rumah berulang kali juga memperkuat posisi Indonesia dalam peta motorsport global. Hal ini memberi peluang besar bagi industri otomotif, logistik, hingga UMKM lokal.
Kandidat Favorit Juara Mandalika 2025
Berdasarkan performa kualifikasi, Marco Bezzecchi menjadi kandidat terkuat. Namun, jangan lupakan Pedro Acosta yang konsisten di seri-seri sebelumnya dan Marc Marquez dengan pengalaman panjang di lintasan sulit. Dengan kombinasi faktor cuaca, strategi tim, dan kondisi lintasan, balapan 27 lap siang ini dipastikan berlangsung ketat. Mandalika sekali lagi menjadi sorotan dunia, bukan hanya dari sisi olahraga, tetapi juga dampaknya pada citra Indonesia di mata internasional.



Posting Komentar