
Penjelasan Mengenai Primbon Jawa dan Arti Kelahiran Tanggal 3 Februari 2001
Primbon Jawa merupakan salah satu warisan budaya yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Jawa. Dikenal sebagai kitab yang berisi informasi tentang kehidupan manusia, termasuk watak, nasib, dan hubungan dengan alam semesta. Meskipun tergolong ramalan, banyak orang percaya bahwa primbon dapat memberikan petunjuk mengenai perjalanan hidup seseorang.
Primbon Jawa tidak hanya dipercaya oleh masyarakat Jawa sendiri, tetapi juga oleh mereka yang tinggal di luar Pulau Jawa. Banyak orang menggunakan primbon sebagai panduan dalam mengambil keputusan penting dalam hidupnya. Selain itu, primbon juga menjadi acuan dalam menentukan sikap atau tindakan dalam beraktivitas sehari-hari.
Beberapa kitab primbon Jawa telah disimpan secara rapi oleh pemerintah Indonesia di Perpustakaan Nasional. Di antaranya adalah Kitab Ta'bir, Primbon Padhukunan Pal-Palan, Mantra Siwastra Raja, serta Lontarak Bola. Kitab-kitab ini menjadi sumber referensi untuk memahami makna dan arti dari setiap tanggal lahir.
Ramalan Primbon Jawa Berdasarkan Weton dan Wuku
Tanggal lahir 3 Februari 2001 memiliki makna khusus jika dilihat melalui hitungan weton dan wuku. Berikut penjelasannya:
Weton
- Dina (Hari): Rebo
Sifat: Pendiam, pemomong, dan penyabar. - Pasaran: Wage
Sifat: Menarik namun angkuh, setia dan penurut, tetapi cenderung malas mencari nafkah sehingga perlu bantuan orang lain. Sering gelap pikiran dan mudah mendapat fitnah. - Haståwårå/Padewan: Uma
Sifat: Berbelas kasih, susah, jahil. - Sadwårå: Mawulu
Sifat: Was-was dan curiga. - Sångåwårå/Padangon: Gigis
Sifat: Berhati longgar, pamomong, sabar. - Saptåwårå/Pancasuda: Sumur Sinaba
Sifat: Luas wawasan, bisa menjadi sumber ilmu bagi orang lain. - Rakam: Macan Kêtawan
Sifat: Berkecukupan namun hatinya selalu resah. - Paarasan: Aras Tuding
Sifat: Selalu kena tunjuk dalam berbagai perkara.
Wuku
- Wuku: Wukir
Dewa Bumi: Bethara Mahayekti.
Pohon: Nagasari, sifatnya prihatin.
Burung: Manyar, tidak mau dilebihi.
Gedhong: Di depan, suka memperlihatkan kekayaannya dan dermawan.
Wukir asri saka kadohan, yen dicedhaki mbilaheni: Wukir/gunung, nampak indah dari kejauhan, kalau didekati berbahaya. Tidak diketahui isi hatinya dan berwatak suka memerintah.
Aralnya: Dianiaya.
Sedekah/sesaji: Nasi uduk dang-dangan beras senilai zakat fitrah, lauk ayam putih dan kuluban (rebusan daun) lima macam.
Do'anya: Rajukna, slawatnya: 5 ketheng.
Kala Jaya Bumi: Ada di tenggara menghadap barat laut.
Selama 7 hari menghindari bepergian ke arah tenggara.
Wukir sato wana (hewan hutan) lesu: Memiliki pengaruh menundukkan hutan.
Wuku Wukir baik untuk mantu, memperbaiki apa saja, berteman tulus.
Tidak baik untuk pergi tetirah, mengobati penyakit, memasang tumbal, dan mendirikan rumah.
Kesimpulan
Primbon Jawa menyajikan informasi yang unik dan kaya akan makna. Setiap tanggal lahir memiliki karakteristik tersendiri yang dapat dijelaskan melalui perhitungan weton dan wuku. Informasi ini bisa menjadi referensi tambahan untuk memahami diri lebih dalam. Namun, penting untuk tetap bijak dalam menyikapi ramalan ini, karena setiap individu memiliki kehidupan yang unik dan berbeda. Semoga informasi ini dapat membantu menambah wawasan dan memberikan gambaran mengenai karakter, nasib, serta perjalanan hidup seseorang.



Posting Komentar