P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Bookmark

Translate

BLTS Rp 900 Ribu Cair, 27.677 Warga Miskin Polman Dapat Manfaat

BLTS Rp 900 Ribu Cair, 27.677 Warga Miskin Polman Dapat Manfaat

Penerima BLTS di Polewali Mandar Mencapai 27.677 KPM

Sebanyak 27.677 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menerima Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) senilai Rp 900 ribu. Bantuan ini diberikan selama tiga bulan dan bisa diambil di empat kantor Pos yang tersebar di wilayah Polewali, Wonomulyo, Campalagian, dan Pekkabata.

Bantuan tersebut telah cair dan dapat langsung diterima oleh warga yang terdaftar sebagai penerima. Proses pencairan BLTS dilakukan secara langsung, tanpa perlu melalui proses administrasi yang rumit. Warga yang namanya terdaftar akan menerima informasi dari pemerintah desa atau kelurahan setempat.

Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Polewali Mandar, Ansyari Bahrum, menyampaikan bahwa hasil verifikasi dan validasi menunjukkan sebanyak 27.677 KPM layak menerima bantuan. Ia menjelaskan bahwa bantuan ini diberikan untuk periode Oktober, November, dan Desember 2025.

BLTS ini merupakan bagian dari program pemerintah yang bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Program ini dikelola berdasarkan data tunggal atau DTSN, sehingga penyalurannya lebih tepat sasaran.

Ansyari berharap agar bantuan ini dapat sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dengan tepat. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya memastikan distribusi BLTS berjalan lancar dan tidak ada kendala dalam proses penyalurannya.

Antrean Warga di Kantor Pos

Sebelum pencairan BLTS dilakukan, ratusan warga terlihat antre di kantor Pos Polewali, Jl Basiru, Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali. Antrean dimulai sejak pagi hari, dan warga menunggu giliran satu per satu dipanggil oleh tiga petugas kantor Pos yang sedang bekerja.

Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp 900 ribu per KPM. Antusiasme warga terlihat jelas, baik dari ibu-ibu maupun para lansia yang hadir untuk mengambil bantuan tersebut. Beberapa dari mereka mengaku baru pertama kali menerima BLTS.

Tina, salah satu warga yang menerima bantuan, mengatakan bahwa ia mendapatkan informasi dari pemerintah desa bahwa namanya masuk dalam daftar penerima. Ia kemudian diarahkan ke kantor Pos untuk mengambil bantuan tersebut.

Tujuan BLTS yang Jelas

BLTS diberikan sebagai bentuk stimulus ekonomi yang dirancang untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka, seperti makanan, pakaian, dan pengobatan. Selain itu, BLTS juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal.

Pemerintah kabupaten juga terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan BLTS. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dan tidak terjadi penyimpangan dalam penyalurannya.

Tantangan dan Harapan

Meskipun BLTS telah berhasil dicairkan dan diterima oleh banyak warga, masih ada tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah kesadaran masyarakat tentang pentingnya data yang akurat dan up-to-date. Dengan data yang baik, penyaluran bantuan akan lebih efektif dan efisien.

Selain itu, pemerintah juga berharap agar masyarakat dapat menggunakan bantuan ini secara bijak dan bertanggung jawab. Dengan demikian, BLTS dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi penerima.

Posting Komentar

Posting Komentar