P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Bookmark

Translate

Kericuhan Vinicius vs Xabi Alonso di El Clasico

Kericuhan Vinicius vs Xabi Alonso di El Clasico

Konflik dengan Xabi Alonso Memicu Pertanyaan Masa Depan Vinicius Junior

Pemain muda Real Madrid, Vinicius Junior, sedang mempertimbangkan masa depannya di Santiago Bernabeu setelah terjadi insiden yang menimbulkan ketegangan dengan pelatih tim, Xabi Alonso. Peristiwa ini berawal dari pertandingan El Clasico akhir pekan lalu, yang menjadi momen penting dalam kiprahnya bersama Los Blancos.

Dalam pertandingan tersebut, Real Madrid berhasil mengalahkan Barcelona dengan skor 2-1. Kylian Mbappe dan Jude Bellingham mencetak gol untuk tim tuan rumah, sementara Fermin Lopez memberi gol balasan bagi Barcelona. Vinicius Junior tampil sebagai salah satu pemain kunci dalam gol kemenangan Los Blancos. Ia melakukan umpan silang yang kemudian disundul oleh Eder Militao dan diakhiri dengan tendangan Bellingham.

Namun, situasi berubah saat Vinicius ditarik keluar lapangan pada menit ke-72 dan digantikan oleh Rodrygo. Ia langsung menunjukkan reaksi negatif, termasuk tidak berjabat tangan dengan pelatih Xabi Alonso. Pemain asal Brasil ini tampak sangat marah dan melontarkan seruan keras saat menuju terowongan. Ia terlihat menyampaikan perasaannya bahwa ia selalu ditarik keluar dan merasa tidak dihormati.

Vinicius hanya bermain penuh selama 90 menit dalam tiga pertandingan sepanjang musim 2025-2026. Dalam tujuh pertandingan musim ini, ia ditarik keluar di tengah babak kedua. Menurut laporan media Spanyol, ia merasa tidak cocok dengan gaya pelatihan Alonso dan konflik ini telah mencapai titik kritis.

Ia bahkan sempat berseru, "Selalu saya! Saya meninggalkan tim! Saya pergi, lebih baik saya pergi!" Saat itu, ia tampak tidak puas dengan posisinya di klub. Meski begitu, para petinggi Real Madrid tetap mendukung Alonso sepenuhnya. Meskipun prioritas Vinicius adalah tetap bertahan di klub, ia tidak menutup kemungkinan untuk hengkang pada musim panas 2026 jika situasi tidak membaik.

Proses pembicaraan tentang perpanjangan kontrak Vinicius juga tertunda karena meningkatnya ketegangan antara pemain dan pelatih. Kontraknya akan berakhir pada akhir musim depan, sehingga Real Madrid mungkin harus menjualnya dengan harga murah atau membiarkannya pergi tanpa bayaran pada 2027.

Vinicius telah mencatatkan 111 gol dan 87 assist dalam 335 penampilan untuk Real Madrid di berbagai kompetisi. Di musim ini, ia mencetak lima gol dan empat assist dari 13 pertandingan. Performanya yang konsisten membuatnya menjadi salah satu pemain paling diminati di dunia.

Kepindahan ke Liga Pro Saudi atau Klub Lain?

Liga Pro Saudi tampaknya akan menjadi target utama Vinicius jika ia memutuskan untuk hengkang. Klub-klub seperti Al-Ahli, Al-Nassr, Al-Hilal, dan Al-Ittihad dikabarkan tertarik menggaetnya. Namun, biaya transfer yang diperlukan bisa mencapai angka fantastis, terutama jika Vinicius memasuki tahun terakhir kontraknya.

Meski ada rumor tentang tawaran pemecah rekor dunia, klub-klub di Timur Tengah mungkin tidak perlu membayar jumlah yang sangat tinggi. Sebaliknya, klub-klub Liga Inggris seperti Arsenal, Liverpool, dan Manchester City juga bisa menjadi alternatif. Namun, hingga saat ini, belum ada indikasi kuat bahwa mereka memiliki minat serius terhadap Vinicius.

Masa depan Vinicius Junior masih penuh ketidakpastian. Apakah ia akan tetap bertahan di Real Madrid atau justru melanjutkan kariernya di luar Spanyol, hal ini akan menjadi sorotan besar dalam dunia sepak bola.

0

Posting Komentar