Berita Malang Raya Terkini: Polisi Didesak Selidiki Tragedi Stadion Kanjuruhan, Api Bromo Menyebar ke Pasuruan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Berita-Malang-Raya-Populer-Polemik-Kios-Pasar-Karangploso-Rp16-M-dan-Pengusutan-Kebakaran-Bromo.jpg)
Desakan Pengusutan Kerusakan Stadion Kanjuruhan
Stadion Kanjuruhan, yang kini sedang dalam proses perbaikan oleh PT Waskita Abipraya, kini menjadi sorotan karena dugaan kerusakan fisik yang terjadi meskipun proyek revitalisasi belum sepenuhnya selesai. Anggota DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok, menyampaikan bahwa pihaknya terus menerima desakan dari para suporter Aremania untuk mengusut dugaan kejanggalan dalam proyek ini.
Kerusakan seperti lantai tribun yang mengelupas dan plafon yang jebol dianggap tidak wajar. Bahkan, saat ini kondisi plafon dilaporkan menjamur dengan bercak kehitaman hingga rawan ambrol. Zulham menegaskan bahwa jika penyebab kerusakan bangunan tidak diusut oleh Aparat Penegak Hukum (APH), maka langkah perbaikan ulang bukanlah solusi utama.
"Kami sangat sepakat jika anggota DPR RI turun, agar diketahui penyebab rusaknya dulu, baru direkomendasikan ke APH," ujar Zulham, yang juga menjabat Wakil Ketua Fraksi PDIP. Menurutnya, jika tidak diusut tuntas, pihak kontraktor berpotensi mencari alasan atas banyaknya plafon yang ambrol.
Pernyataan Zulham tersebut merespons penjelasan dari Pimpro PT Waskita Abipraya, Vino Pramudia. Sebelumnya, Vino membantah tuduhan ambrolnya plafon disebabkan oleh kualitas pekerjaan yang buruk. "Itu karena lupa mematikan AC sehingga airnya merembes ke mana-mana (plafon). Namun, saat ini sedang kami perbaiki," ungkap Vino.
Sorotan Kejanggalan Proyek
Menanggapi desakan pengusutan kerusakan Stadion Kanjuruhan, Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, H Ma'ruf Mubarok alias Gus Mamak, memberikan tanggapan responsif. Meski belum memastikan jadwal peninjauan langsung ke lokasi, Gus Mamak berjanji akan mendalami persoalan tersebut terlebih dahulu.
"Coba, itu saya koordinasikan dulu dengan teman-teman anggota fraksi yang di sini (Fraksi Gerindra)," kata Gus Mamak, yang kediamannya berada di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, atau berjarak sekitar empat kilometer dari stadion.
Sementara itu, Koordinator LSM Pro Desa, Achmad Kusairi, mendesak anggota DPR RI untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) karena menilai terdapat banyak kejanggalan. Achmad menyoroti proyek revitalisasi stadion bernilai APBN Rp335 miliar yang digarap Kementerian PUPR tersebut sudah rusak parah sebelum diserahterimakan ke Pemkab Malang, padahal baru setahun selesai dibangun.
"Diperbaiki ulang ya harus karena itu masih tanggung jawabnya si kontraktor (PT Waskita Abipraya). Namun, itu bukan solusi. Makanya, kami minta anggota DPR RI dari Komisi V turun, untuk mengecek ke stadion," tegas Kusairi, Minggu (9/8/2026).
APH Didesak Tidak Tinggal Diam
Lebih lanjut, Kusairi menyesalkan sikap APH di Kabupaten Malang yang dinilainya kurang peka. Menurutnya, tanpa diminta pun APH seharusnya bergerak cepat karena stadion yang menjadi saksi bisu Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 itu sudah rusak kembali meski baru setahun dibangun.
"Stadion ini kan meninggalkan cerita duka. Jika APH tahu ada yang tak beres di proyek revitalisasi stadion, lalu diam, kan bisa bikin suporter hatinya tambah terluka," tuturnya.
Senada dengan hal itu, Gubernur LIRA Jatim, M Zuhdy Ahmadi atau Abah Didik, juga sepakat agar APH segera turun tangan mengusut ketidakwajaran kerusakan fisik bangunan stadion. Menurutnya, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepanjen maupun Polres Malang mestinya proaktif melakukan pengusutan.
"Wong, stadion itu kelihatan dari kantornya (Kejari), masak nggak tahu kalau stadion itu rusak," tegas Abah Didik.
Titik Api Bromo Muncul di Penanjakan Pasuruan
Beralih ke titik kebakaran di kawasan TNBTS yang masih belum padam total. Pada Minggu (9/8/2026) petang, titik kebakaran kembali muncul di wilayah Penanjakan yang masuk dalam kawasan Kabupaten Pasuruan. Dari pantauan Brokerja, kobaran titik api tersebut terlihat jelas dari Jemplang, Kabupaten Malang.
Berdasarkan informasi dari sejumlah petugas di lapangan, akses menuju titik kebakaran terbaru itu tergolong sulit dijangkau. Bencana kebakaran di kawasan TNBTS ini sendiri telah berlangsung sejak Senin (3/8/2026) dan melahap ratusan hektare lahan. Akibat kejadian tersebut, seluruh pintu masuk menuju kawasan wisata Bromo kini resmi ditutup total.
Posting Komentar