Koleksi RX-King Ketua DPRD Surabaya yang Menginspirasi Istri

Koleksi RX-King Ketua DPRD Surabaya yang Menginspirasi Istri

Koleksi RX-King yang Menjadi Simbol Kepemimpinan dan Kejujuran

Di tengah kota Surabaya, sebuah rumah dinas yang biasanya menjadi tempat berkumpulnya kendaraan mewah kini berubah menjadi gudang bagi 12 motor Yamaha RX-King. Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri atau lebih dikenal dengan panggilan Kaji Ipuk, memiliki hobi unik yang telah ia kembangkan sejak masa SMA. Koleksi motor legendaris ini tidak hanya menjadi hobi, tetapi juga menjadi simbol dari prinsip hidup dan kepemimpinannya.

Garasi yang Penuh dengan RX-King

Ketika mengunjungi rumah dinas Kaji Ipuk di Jalan Porong, Surabaya, pemandangan yang terlihat sangat menarik. Selain garasi utama yang biasanya digunakan untuk menyimpan mobil mewah seperti Pajero Sport, kini garasi tersebut dipenuhi oleh belasan motor RX-King. Bahkan, beberapa lorong di dalam rumah juga digunakan sebagai tempat parkir tambahan.

Setiap motor yang terparkir dilindungi dengan penutup plastik transparan agar bodi aslinya tetap terjaga. Ruang depan rumah pun direnovasi agar lebih luas, sehingga dapat menampung seluruh koleksi kesayangannya. "Tidak hanya sekadar garasi, saya renovasi untuk menjadikan rumah yang terbuka bagi semua warga Surabaya," ujar Kaji Ipuk.

Dari Hobi ke Kepemimpinan

Hobi mengoleksi RX-King bukan hanya sekadar kegemaran semata. Kaji Ipuk mengaku bahwa minatnya pada motor 2-tak ini sudah dimulai sejak masa SMA. Selain itu, ia juga mahir memperbaiki mesin motor tersebut. Telinganya sangat peka terhadap suara mesin, sehingga ia bisa mengetahui jika ada setelan yang kurang pas hanya dari raungan knalpot.

Keahlian mekanik ini sering kali membantu saat touring bersama komunitas RX-King. Ia tidak segan turun tangan langsung untuk memperbaiki masalah mesin di jalan. Bahkan, kecintaannya pada RX-King menular ke sang istri, yang kini ikut serta dalam perjalanan antarkota hingga ke Pulau Bali.

Filosofi RX-King dalam Hidup

Bagi Kaji Ipuk, RX-King bukan hanya sekadar kendaraan. Motor ini menjadi cerminan dari prinsip kepemimpinan yang ia anut. Ada tiga filosofi utama yang ia petik dari RX-King:

  1. Kejujuran
    RX-King adalah motor yang tidak pernah berpura-pura. Saat gas ditarik, ia langsung berbunyi nyaring dan mengeluarkan asap. Karakter blak-blakan ini mengajarkan pentingnya hidup tanpa kepalsuan.

  2. Responsif dan Cepat
    RX-King langsung melesat begitu tuas gas dibuka. Karakter ini melambangkan ketegasan dan kecepatan dalam mengambil keputusan penting.

  3. Ketangguhan Melawan Zaman
    Meski produksinya sudah lama dihentikan, RX-King justru semakin dicari dan bernilai tinggi. Ini mengajarkan bahwa ketangguhan akan membuat kita dihormati, tak peduli usia kita.

Egaliter dalam Kehidupan

Yang paling membuat Kaji Ipuk jatuh cinta pada RX-King adalah sifat egaliternya. Slogan legendaris "Satu Mahkota, Sejuta Saudara" benar-benar hidup dalam komunitas pengendara RX-King. Tidak ada sekat strata sosial saat mereka berkumpul. Ketika ada pengendara yang mogok di tepi jalan, pengendara lain akan sukarela menepi untuk membantu.

Sifat egaliter ini juga diterapkan dalam kehidupan politik Kaji Ipuk. Meskipun ia empat periode menjadi anggota dewan dan kerap menduduki posisi mentereng, ia tetap membumi dan mudah membaur dengan siapa saja. "Kami akan rutin menjadwalkan waktu khusus untuk warga. Rumah dinas ini kami buka selebar-lebarnya untuk warga ngadu dan menyampaikan aspirasi apa pun," katanya.

Perjalanan Politik yang Berkelanjutan

Karier politik Kaji Ipuk dimulai sejak 2009, ketika ia pertama kali menjadi anggota dewan. Dari sana, ia terus berkembang dan menjabat berbagai posisi penting di DPRD Surabaya. Mulai dari Ketua Fraksi PDIP, Ketua Komisi C, hingga akhirnya resmi menjadi Ketua DPRD Surabaya.

Di struktur partai, ia juga menjabat sebagai Sekretaris DPC PDIP Surabaya. Perjalanan panjangnya dimulai dari posisi Ketua PAC PDIP Pakal pada tahun 1999 silam. Meski berada di lingkaran elit parlemen, Kaji Ipuk tetap memilih menjadi politisi yang tidak elitis, tetap membumi, dan siap membantu siapa pun.


Techy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ART
Techy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ARTTechy Pranav PKD ART