Restrukturisasi keuangan Adhi Karya rampung bulan ini

JAKARTA, BROKERJA.COM - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) tengah melakukan restrukturisasi keuangan. Proses tersebut ditargetkan rampung pada bulan September 2026.
Restrukturisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi perusahaan dan mendukung penyehatan kondisi keuangan ADHI.
Di sisi lain, anak perusahaan ADHI di sektor properti, termasuk PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) akan menjalani uji tuntas.
Uji tuntas dilakukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perusahaan sebagai dasar dalam menentukan langkah selanjutnya.
Fokus Jadi Kontraktor
Sejalan dengan itu, Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan Danantara Indonesia meminta ADHI menghentikan pembentukan anak perusahaan baru dan kembali fokus pada bisnis inti sebagai perusahaan kontraktor.
Hal tersebut disampaikan Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria dalam rapat bersama jajaran Direksi ADHI, Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma'ruf, serta internal Danantara Asset Management (DAM) pada Kamis (03/09/2026).
Dony mengatakan, penghentian pembentukan anak perusahaan baru dilakukan setelah melihat kondisi sejumlah anak perusahaan yang dinilai bermasalah.
"Setiap bikin anak perusahaan semuanya bermasalah. Jadi setop, tidak boleh lagi ada anak-anak perusahaan baru, dan ADHI fokus pada kontraktor," ujar Dony, dikutip dari unggahan video di akun Instagram resmi BP BUMN @bumn_id, Minggu (06/09/2026).
Struktur Grup ADHI Akan Disederhanakan
ADHI saat ini terus mempercepat proses streamlining untuk memperkuat struktur dan fokus bisnis perusahaan.
Penyederhanaan tersebut dilakukan secara bertahap dengan menata struktur grup yang saat ini terdiri dari 18 entitas menuju struktur yang lebih terintegrasi.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk Moeharmein Zein Chaniago.
"Adhi Karya ini memiliki tujuh anak perusahaan. Anak cucunya ada satu dari turunan daripada salah satu anak perusahaan. Kemudian kita juga memiliki 10 perusahaan afiliasi," kata Zein.
Penataan struktur usaha mencakup divestasi sejumlah aset dan bisnis, konsolidasi anak usaha, serta konsolidasi portofolio properti di bawah Danantara.
Proses tersebut diharapkan dapat membuat kondisi ADHI menjadi lebih sehat dan perusahaan dapat kembali berfokus pada bisnis utamanya.
Posting Komentar