Maell Lee mulai perdalam Islam setelah berkeluarga, ada kekhawatiran soal istri dan anak

MANTRA SUKABUMI - Maell Lee menceritakan alasan dirinya mulai memperdalam agama Islam setelah menyadari bahwa tanggung jawab sebagai suami dan ayah tidak cukup hanya dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.
Maell Lee mulai mempertanyakan apa yang bisa diajarkannya kepada keluarga jika dirinya sendiri masih merasa memiliki banyak kesalahan dalam beragama.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan spiritual Maell Lee yang dibicarakan bersama Dicky Difie. Dalam percakapan itu, Maell mengungkapkan bahwa faktor usia dan statusnya yang sudah berkeluarga turut membuatnya memikirkan kembali cara menjalani kehidupan.
Kesadaran itu tidak berhenti pada penilaian terhadap dirinya sendiri, seperti dilansir BROKERJA.COMdari kanal YouTube has creative pada Senin, 12 Oktober 2026.
Maell juga mulai melihat pentingnya memperbaiki pemahaman agama sebelum menjadikannya sebagai pegangan dalam membimbing istri dan anak-anaknya.
"Aku sadarnya, sadarnya pemicunya temanku emang. Terus aku berpikir, oh banyak kali nih yang salah dari aku nih. Apa yang mau kuajari anak-anak biniku kalau aku aja banyak kali yang salah," ujar Maell Lee dalam percakapannya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Maell mulai mempertanyakan kesiapan dirinya dalam memberikan pemahaman agama kepada keluarga.
Ia merasa perlu membenahi diri terlebih dahulu sebelum mengajarkan sesuatu kepada orang-orang terdekatnya.
Dalam penjelasannya, Maell turut menyinggung pemahamannya mengenai praktik beragama sang istri.
Ia menyadari bahwa menurut penilaiannya saat itu, masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki dalam kehidupan beragama mereka.
"Aku dan tahu juga, apa yang dikerjakan istri aku nih dalam beragama juga banyak salahnya. Karena kita anak muda. Jadi makanyalah aku menelusuri..." demikian penuturan Maell dalam percakapan tersebut.
Kesadaran yang muncul dari kehidupan keluarga itu kemudian menjadi alasan bagi Maell untuk mencari pemahaman yang lebih baik.
Ia tidak menggambarkan proses tersebut sebagai sesuatu yang langsung selesai, melainkan perjalanan yang dijalani secara bertahap.
Ketika Dicky Difie menanggapi bahwa keduanya mungkin sama-sama mencari tahu dan memperbaiki diri, Maell memberikan klarifikasi.
Menurutnya, proses pencarian yang sedang diceritakan dalam percakapan itu justru berawal dari dirinya sendiri.
"Oh nggak, kebetulan aku baru aku yang nyari tahu. Jadi aku pelan-pelan nyari tahu, Alhamdulillah aku dipertemukan Allah kemurnian Islam. Dari situlah aku belajar. Oh ternyata salah nih. Aku juga..." ungkap Maell Lee.
Ia menjelaskan bahwa dirinya memilih untuk mencari tahu secara perlahan. Dalam proses tersebut, Maell merasa mendapatkan pemahaman tentang Islam yang kemudian mendorongnya untuk belajar dan mengevaluasi hal-hal yang sebelumnya dianggap benar.
Cerita ini menempatkan proses belajar sebagai bagian penting dari perjalanan spiritual Maell. Ia tidak hanya membicarakan perubahan pemahaman, tetapi juga kesadaran bahwa dirinya masih perlu memperbaiki berbagai hal dalam menjalankan agama.
Bagi Maell, persoalan utamanya berkaitan dengan kesesuaian antara pemahaman yang dimiliki dan tanggung jawabnya terhadap keluarga.
Baca selengkapnya
Posting Komentar