P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Bookmark

Translate

Analis Standard Chartered: Bitcoin Hari Ini Bisa Turun di Bawah Rp1,65 Miliar Sebelum Pemulihan Besar!

Featured Image

Perkiraan Penurunan Harga Bitcoin dan Peluang Baru

Sebuah lembaga keuangan global, Standard Chartered, memberikan peringatan terkait potensi penurunan harga Bitcoin (BTC) yang bisa berada di bawah USD 100.000 atau sekitar Rp 1,65 miliar. Namun, analis dari lembaga tersebut menyebut bahwa koreksi ini bisa menjadi peluang terakhir sebelum terjadinya reli besar berikutnya.

Geoff Kendrick, Kepala Riset Aset Digital Global di Standard Chartered, menjelaskan bahwa penurunan harga Bitcoin bisa menjadi fase transisi penting menuju rotasi modal besar-besaran dari emas ke Bitcoin. Ia melihat adanya tanda-tanda awal bahwa investor mulai memindahkan dana mereka dari aset tradisional seperti emas ke aset digital.

Menurut Kendrick, ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok serta pengetatan likuiditas global saat ini menekan pasar aset tradisional, termasuk emas yang selama ini dianggap sebagai tempat aman. Hal ini memicu aliran dana dari emas ke Bitcoin, meskipun masih dalam tahap awal.

“Penjualan tajam emas kemarin bertepatan dengan lonjakan intraday di Bitcoin. Ini kemungkinan besar adalah aliran ‘jual emas, beli Bitcoin’,” ujar Kendrick dalam laporan resminya. Ia menambahkan bahwa dalam jangka menengah, lebih banyak pergerakan seperti ini akan terjadi, dan setiap bukti tambahan akan menjadi sinyal bahwa level rendah Bitcoin sedang terbentuk.

Perubahan ini menandai pergeseran strategi investor global, di mana Bitcoin mulai dipandang sebagai penyimpan nilai yang lebih dinamis dibandingkan emas. Meskipun pasar masih menghadapi volatilitas tinggi, pandangan jangka panjang Kendrick terhadap Bitcoin tetap optimistis. Ia melihat tekanan likuiditas global dan ketidakpastian geopolitik sebagai katalis bagi kembalinya minat terhadap aset digital.

“Saya kini melihat penurunan di bawah USD 100.000 tampak tak terhindarkan, meski penurunan itu mungkin hanya berlangsung singkat,” ujarnya. “Bersiaplah untuk membeli di bawah USD 100.000, karena ini bisa jadi terakhir kalinya Bitcoin berada di level itu.”

Pernyataan Kendrick memperkuat pandangan bahwa tekanan jangka pendek bukanlah akhir dari siklus bullish Bitcoin. Sebaliknya, kondisi ini bisa menjadi titik awal pergeseran besar dari aset konvensional menuju Kripto, terutama jika harga emas mulai kehilangan momentumnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, emas menunjukkan kinerja yang lebih baik dibanding Bitcoin, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global. Namun, Kendrick menilai tren tersebut mulai berbalik. Ia memprediksi bahwa begitu harga Bitcoin menstabilkan diri setelah koreksi, arus modal dari emas akan mengalir deras ke aset digital.

Pandangan ini sejalan dengan meningkatnya minat institusional terhadap Kripto di tengah upaya diversifikasi portofolio global. Perubahan ini juga memperkuat persepsi bahwa Bitcoin kini bukan sekadar aset spekulatif, tetapi penyimpan nilai strategis di era digital.

Kendrick menutup analisanya dengan nada yakin: “Rotasi emas ke Bitcoin sudah dimulai. Bagi investor yang sabar, ini adalah awal dari siklus baru aset digital.”

Posting Komentar

Posting Komentar