P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Bookmark

Translate

Dua Kolong Tol Jadi Taman Lengkap di Jakarta Utara

Featured Image

Pengembangan Ruang Terbuka Hijau di Bawah Jalan Tol

Jakarta kini sedang mengalami transformasi signifikan dalam penggunaan lahan yang sebelumnya tidak optimal. Salah satu inisiatif terbaru adalah konversi dua kolong tol di Jakarta Utara menjadi ruang terbuka hijau (RTH) yang lengkap dengan berbagai fasilitas untuk kebutuhan masyarakat. Proyek ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memaksimalkan penggunaan lahan yang selama ini kurang dimanfaatkan.

Salah satu kolong tol yang telah diubah menjadi taman adalah Taman Si Pitung, yang terletak tepat di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja. Taman ini baru saja diresmikan oleh Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat pada Kamis (21/10/2025). Taman Si Pitung dilengkapi dengan berbagai fasilitas olahraga dan rekreasi, seperti lapangan futsal, arena skateboard, playground, serta area duduk yang nyaman untuk melepas penat.

Hendra Hidayat, Wali Kota Jakarta Utara, menjelaskan bahwa taman ini dirancang untuk memberikan ruang bagi warga dalam beraktivitas fisik maupun bersosialisasi. Ia menyebutkan bahwa banyak orang yang menggunakan taman ini untuk berolahraga atau sekadar berjalan-jalan sambil menikmati suasana alami. "Mereka yang berolahraga di sini kan ada futsal, kemudian ada skateboard gitu," ujar Hendra saat diwawancarai di Taman Si Pitung, Kamis (23/10/2025).

Selain Taman Si Pitung, kolong tol kedua di Jalan Yos Sudarso juga sedang dalam proses pembangunan. Saat ini, progresnya sudah mencapai 70 persen. Nantinya, fasilitas yang tersedia di taman ini akan mirip dengan Taman Si Pitung, termasuk lapangan futsal, arena skateboard, dan area bermain anak-anak.

Hendra berharap warga dapat memanfaatkan taman-taman ini secara maksimal. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kondisi taman agar tetap nyaman digunakan dalam jangka panjang. "Kita harapkan warga bisa merawat taman ini agar tetap bagus dan bisa dinikmati oleh banyak orang," tambahnya.

Pemanfaatan kolong tol sebagai ruang publik ramah anak juga merupakan bagian dari strategi Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas ruang hijau di wilayah yang padat penduduk. Gubernur Pramono Anung pernah menyatakan bahwa tiang-tiang penyangga jalan tol harus dimanfaatkan sebagai taman atau ruang terbuka hijau. Ia menegaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus memperbaiki lingkungan perkotaan.

Menurut Pramono, penggunaan kolong tol sebagai taman atau RPTRA (Rumah Pintar Taman Rakyat) adalah langkah penting dalam menghadapi tantangan perkotaan yang semakin padat. Dengan adanya ruang hijau yang lebih banyak, masyarakat akan memiliki akses yang lebih baik terhadap lingkungan alami, yang berdampak positif terhadap kesehatan fisik dan mental.

Inisiatif ini juga menunjukkan bahwa pemerintah kota tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pemenuhan kebutuhan masyarakat akan ruang yang sehat dan nyaman. Dengan begitu, Jakarta terus berkembang menjadi kota yang lebih manusiawi dan ramah lingkungan.

Posting Komentar

Posting Komentar