P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Bookmark

Translate

Permintaan Istri Prada Lucky yang Mengharukan: "Jujurlah Demi Lucky!" Apakah Mereka Bisa Buka Fakta?

Featured Image

Persidangan Kasus Kematian Prada Lucky Berlangsung, Keluarga Berharap Keadilan Tercapai

Setelah berbulan-bulan menantikan kejelasan, keluarga almarhum Prada Lucky Chepril Saputra Namo akhirnya menerima kabar bahwa kasus kematian putranya akan segera disidangkan. Sidang tersebut akan digelar di Pengadilan Militer Kupang pada Senin, 27 Oktober 2025. Peristiwa ini menjadi momen penting bagi keluarga yang telah lama menanti keadilan atas kematian sang anak.

Pada Kamis sore (23/10/2025), Sepriana Paulina Mirpey atau dikenal dengan nama Epi, ibu kandung Prada Lucky, menyampaikan perasaannya setelah menerima surat pemberitahuan sidang. Ia mengaku bersyukur karena kasus kematian putranya akhirnya mulai diproses di pengadilan. “Saya baru saja menerima surat pemberitahuan untuk sidang Lucky pada hari Senin depan. Tolong sampaikan kepada teman-teman pers untuk hadir dan meliput persidangan ini sehingga prosesnya berjalan transparan dan adil,” ujar Epi.

Epi berharap majelis hakim Pengadilan Militer Kupang dapat bersikap adil dan berpihak pada kebenaran. Ia menegaskan bahwa keluarga tidak menuntut lebih dari keadilan yang seutuhnya bagi almarhum anaknya. “Saya minta hakim bisa transparan dan berpihak pada keadilan,” tambahnya.

Menurut Epi, sebanyak 22 terdakwa akan menjalani proses hukum atas dugaan penganiayaan yang menyebabkan kematian Lucky. Ia menegaskan bahwa seluruh pelaku harus diberi hukuman maksimal dan dipecat dari dinas militer. “Seluruh tersangka, pelaku yang menganiaya anak saya Lucky, semua yang terlibat harus diberi hukuman maksimal dan dipecat. Mereka harus dipecat, semuanya yang terlibat,” tegasnya.

Epi juga menyoroti pentingnya transparansi dalam persidangan. Ia berharap pihak pengadilan tidak menutup-nutupi jalannya sidang dan membuka akses bagi media untuk meliput prosesnya. “Dari provost tadi menyampaikan bahwa sidang itu terbuka untuk publik, orangtua, pers, dan masyarakat bisa mengikuti persidangannya. Pengadilan juga akan menaruh layar di luar dan speaker sehingga yang tidak bisa masuk ke ruang sidang karena penuh, mereka bisa mengikuti dari luar,” jelas Epi.

Dalam kesempatan yang sama, Epi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan moral dan doa bagi keluarganya selama proses panjang ini. “Saya terus berdoa agar Tuhan melindungi kami sekeluarga, menguatkan kami, dan juga memberikan ganjaran setimpal kepada para pelaku,” ungkapnya penuh haru.

Tak lupa, Epi menyampaikan pesan khusus kepada para terdakwa agar berbicara jujur dan mengakui segala perbuatan mereka selama persidangan nanti. “Jangan ada yang kalian sembunyikan. Karena Tuhan melihat setiap perbuatan kalian. Karma akan mengikuti kalian ke mana pun kalian pergi,” tuturnya.

Sidang perdana kasus kematian Prada Lucky Namo diharapkan menjadi awal dari terungkapnya kebenaran dan tegaknya keadilan bagi sang prajurit muda yang kehilangan nyawanya di tengah pengabdian. Dengan hadirnya pers dan masyarakat, diharapkan proses hukum ini dapat berjalan secara adil dan transparan, serta memberikan keadilan bagi keluarga yang telah kehilangan anggota tercinta.

0

Posting Komentar